UnderWater
Photography dan Buoyancy Skill
Oleh: Andy Chan (CDC Bali)
UnderWater fotografi dan buoyancy skill sangatlah dekat
hubungannya, untuk mendapatkan foto yang bagus salah satu
faktor penunjangnya adalah buoyancy skill yang memadai.
Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi buoyancy kita,
faktor "paling utama" adalah "breathing pattern", harus
consistently slow and deep, faktor lain seperti kekurangan
atau kelebihan pemberat, BCD yang kebesaran dll, juga
mempengaruhi.
Selama lebih dari 20 tahun jadi Diving Guide, Dive Master
sampai Instructor dalam hitungan menit kita bisa
memperkirakan, tamu yang mana udaranya akan habis terlebih
dahulu,dan kita bisa memberikan perhatian extra untuk
diver tersebut.
Caranya mudah sekali cukup dengan melihat bagaimana diver
tersebut mengatur "Buoyancy" and "Fin Kick"nya. Ada diver
yang mulai masuk ke air melakukan fin kick sampai diving
selesai,tentu diver ini udaranya cepat habis.
Maka dari itu marilah teman2 instruktur entah dari agency
manapun, dalam dive training utamakan dua hal tersebut,
buoyancy yang bagus dan fin kick yang bagus membuat si
murid merasa enjoy dalam tiap dive.
Memang tidak mudah mengajarkan buoyancy dan fin kick yang
bagus dalam waktu yang singkat apa lagi sekarang ini
banyak dive center agaknya mulai ber-lomba2 membuat diving
yang super singkat 2 ato 3 hari openwater sertifikat sudah
jadi.
Semua instruktur akan senang punya murid yang baru selesai
kursus openwater tapi gaya atau style divingnya sudah
seperti rescue diver atau mungkin divemaster. Saya akan
senang sekali kalau semua diver di Indonesia bisa
mempunyai buoyancy control dan fin kick yang bagus.
Coba kalau sempat diving ramai-ramai, bisa dilihat siapa
yang fins nya paling banyak tergores karang berarti perlu
memperbaiki buoyancy control nya hehehe..... Sekarang
kembali ke teman2 yang senang fotografi, Buoyancy Control
Device ato BCD itu sebetulnya adalah alat bantu daya
apung/buoyancy, kalau perlu baru digunakan.
Paru-paru kita ini adalah alat pengatur daya apung utama
waktu kita diving, dengan menarik nafas berarti daya apung
kita bertambah - more buoyant, dan sebaliknya.
Jadi point nya adalah gunakan paru2 kita sebagai buoyancy
control dulu sebelum di bantu dengan BCD,
kalau kita merasa mulai tenggelam perlahan waktu dive
usahan take a slow deep breath dulu, kalau setelah ambil
nafas dan paru2 sudah terisi, ternyata kita masih
tenggelam perlahan saat ini kita perlu tambah angin ke
BCD, begitu pun sebaliknya kalau dalam penyelaman kita
merasa mulai naik perlahan usahakan exhale atau buang
nafas dulu, kalau kita masih naik perlahan berarti udara
yang di BCD harus dikurangi.
Jadi seorang fotogarfer seharusnya hanya perlu BCD nya di
permukaan saja, sebelum turun dan selesai diving saja,
mana bisa konsentrasi kalau mau foto tangan masih bingung
inflate and deflate BCD hahaha...... ..
Dan mitos untuk fotografer buoyancynya harus lebih
negative atau pemberat harus extra saya tidak pernah
melakukannya ,dengan perbedaan antara 1 sampai 1.5 kg
antara full tank dan tangki yang sisa 500 psi atau 50 bar
sudah cukup, mana bisa comfortable dan enjoy diving dengan
bcd yang terisi banyak udara.
Dengan buoyancy yang baik mudah untuk kita bermanuver
untuk mengambil foto dari berbagai sudut, tiap sudut
dengan 2 atau 3 jepretan dengan setting yang berbeda, maka
hasilnya bisa di pelajari atau dibandingkan dari masing2
settingan kamera yang kita gunakan.
Waktu saya belajar pakai nikonos V tahun 1991 - 1992 habis
diving harus cepat2 dicetak untuk mempelajari hasilnya,
dimana ada kekurangan besoknya berangkat lagi diving, itu
lah untungnya punya dive center, tinggal bawa kamera
nyemplung sendiri abis filmnya baru naik, kerjaannya
diving tiap hari. Kalau sekarang pakai digital, langsung
bisa dilihat hasilnya, jauh lebih enak hehehe....
Tulisan diatas adalah advanced buoyancy skill atau
buoyancy skill tingkat lanjut, kalau teman-teman pemula
atau mau belajar diving mungkin bisa jadi bingung. Jangan
ragu untuk bertanya - email ke andychan@albatrossd
ivebali.com.
Ok, teman-teman diver, tulisan di atas masih amburadul
bahasanya hehehe..... cuma punya keinginan share
pengalaman diving, kalau ada teman yang ingin memperbaiki
atau menambahkan atau mau di copas ( copy paste ) ke mail
list lain silahkan, mudahan berguna.
Andy Chan
1 Star Instructor CMAS
NPP: 14020001 B1.